Kamis, 23 Desember 2010

Sejarah Permainan Billiard

Ada beberapa orang yang berpendapat, bila sejarah billiard berawal dari negara Perancis, Spanyol dan Italia. Namun ada pihak lain yang menyanggahnya dan mengatakan bila billiard adalah permainan yang berasal dari negeri China.

Sementara itu ada ahli lain yang mengatakan dengan yakin bila pada abad XV billiard sudah dimainkan di negara-negara Eropa Timur, namun masih dimainkan di sebuah taman terbuka. Baru ketika sudah mulai dikenal oleh masyarakat Perancis, billiard dimainkan di dalam ruang dengan menggunakan meja yang diberi tutup dengan kain.

Meski ada beberapa pendapat tentang sejarah billiard yang berlainan, namun yang pasti pada sekitar tahun 1675, billiar sudah sangat populer di negara Inggris. Bahkan pada tahun ini segala macam peraturan yang berkaitan dengan permainan billiar sudah didokumentasikan dalam bentuk buku. Hal yang cukup menarik dari buku ini adalah ditulis oleh seorang warga yang masuk tahanan karena alasan politik.

Kemudian pada awal abad ke IX, permainan billiard makin terkenal dan tidak hanya dimainkan oleh kaum bangsawan saja. Namun masyarakat umum juga sudah mengenal dan menyukainya.

Bahkan pada masa itu pula, seorang sastrawan atau pujangga terkenal dari Inggris, William Shakespeare pernah membuat sebuah karya tulis yang menceritakan bila sejarah billiard ini sebenarnya berasal dari negara Mesir.

Hal ini juga menjadi perdebatan baru lagi tentang asal usul billiard yang sebenarnya. Karena penulis ini pasti tidak sekedar hanya menulis karangan saja. Meski berbentuk cerita fiksi, namun proses penulisannya pasti melalui penelitian dan riset yang panjang.


Billiar di Asia

Sementara itu di Asia, perjalanan sejarah billiard ini dimulai justru bukan di kalangan atas atau bangsawan. Namun masyarakat kasta rendahlah yang lebih dulu mengenal dan memainkannya.

Bangsa Eropa yang pada waktu itu punya banyak negara koloni di Asia selain melakukan penjajahan juga membawa tradisi permainan billiard ke negara-negara Asia. Selanjutnya pada buruh dan kuli yang menjadi budak kaum penjajah mulai mengenal dan memainkannya.

Karena dimainkan oleh kaum buruh dan pengangguran, maka pada waktu itu permainan ini oleh bangsa-bangsa di Asia sering dipandang sebagai perminan masyarakat kelas bawah.

Hal ini terus berlangsung dalam waktu yang lama. Barulah ketika mengetahui bila billiar sering dimainkan oleh kaum bangsawan di Eropa, masyarakat kelas atas banyak yang menyukai.

Selanjutnya ada perkembangan lain yang sangat menarik untuk menjadi perhatian. Saat ini billiard justru lebih populer di Asia dibandingkan dengan di negara-negara Eropa.

Dan yang lebih istimewa lagi adalah, para pemain billiar tingkat dunia yang sering memenangkan kompetisi atau pertandingan tingkat tinggi internasional kebanyakan juga berasal dari negara-neagara Asia, bukan Eropa lagi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar